Yuldi Herman : Perkuat Sektor Pertanian

Hang-tuah.com- Yuldi Herman Ketua DPD PAN Kabupaten Kerinci mengungkapkan bahwa didalam perpolitikan itu merupakan komunikasi yang mengalir seperti biasa.

“Politik itu dinamis tidak memiliki konsep yang pasti namun mengalir apa adanya saja,”demikian pernyataan Yuldi Herman mengawali pembicaraan bersama Hang-tuah.com Jum’at, (12/6) diruang DPRD Kabupaten Kerinci.

Dalam kesempatan ini Wakil Ketua Kabupaten Kerinci juga memberikan solusi bagi pemerintah Kabupaten Kerinci yakni untuk swasembada pangan.

“Saya memiliki pandangan berbeda. Pariwisata itu perlu namun saya kurang sependapat itu menjadi prioritas karena di Kabupaten Kerinci merupakan kawasan TNKS. Luas wilayah Kabupaten Kerinci 420.000 (Data BPS Kerinci). Akan tetapi yang paling penting saat ini adalah peningkatan disektor pertanian,”katanya.

Disektor pertanian lanjut Yuldi, Kerinci memiliki lahan yang ideal untuk menggairahkan ekonomi masyarakat. “Dengan adanya swasembada pangan ini nanti saya optimis dapat meningkatkan perekonomian Kabupaten Kerinci ditengah-tengah pandemi corona,”ujarnya.

Politisi PAN ini mengungkapkan bahwa, bicara program merupakan salah satu solusi yang berimplementasi bagi masyarakat Kerinci kedepan.

“Bukan untuk menyembongkan diri, disini (DRPD) saya sering memberikan ide -ide kepada pemerintah agar setiap program betul-betul pro terhadap rakyar,”ungkapnya.

Namun bagitu lanjutnya, tidak terlepas adanya perbaikan sistem di sektor pertanian tersebut serta pendistribusian pupuk yang memadai. “Seperti membenahi irigasi, saluran air sawah, dan hal-hal lain yang bermanfaat untuk kebutuhan petani sawah,”tukasnya.

Bahkan ia sependapat jika didalam kepemimpinan Adirozal-Ami Taher untuk merampingkan OPD yang ada. “Tujuannya adalah untuk masyarakat. Anggaran dinas yang sudah dirampingkan itu kembalikan kepada masyarakat sehingga program disektor pertanian berjalan efektif dan efisien,”imbuh Yuldi. (fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TELEPHONE