AZAS Lebih Terarah dan Jawaban Ilmiah

Hang-tuah.com- Bertempat di Ballroom Swiss Bell Jambi acara debat publik kandidat calon Walikota dan calon Wakil Walikota Sungai Penuh berlangsung, Rabu, (18/11). 

Pada debat publik yang diselenggarakan oleh KPU Kota Sungai Penuh itu mengupas isu publik di Kota Sungai Penuh serta strategi dan upaya apa yang bakal dilakukan bila terpilih nanti.

Pasangan nomor urut 1 Drs. Ahmadi Zubir MM dan Dr. Alvia Santoni SE., MM tampil maksimal dengan menjawab secara tuntas jelas dan jawaban ilmiah didalam debat yang dipandu oleh Tysa Novenny itu.

Isu banjir, tata kelola kota, parkir serta UMKM  dan program satu rumah satu sarjana serta memanfaatkan potensi para milenial menjadi menarik perhatian publik.

“Adapun visi misi saya (Ahmadi) dan Pak Dr. Alvia Dantoni, SE., MM adalah terwujudnya Kota Sungai Penuh sebagai Kota pendidikan berbasis ekonomi kerakyatan yang berdaya saing, maju adil dan sejahtera,”kata Ahmadi Zubir.

Dengan misi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, mengoptimalkan seluruh potensi dan kalangan milenial, mewujudkan ekonomi Kota Sungai Penuh yang berdaya saing tinggi dan masyarakat yang berkualitas serta mendorong pembangunan yang mampu menempatkan Kota Sungai Penuh sejajar dengan kota kota lain.

“Adapun pengertian yang pertama adalah pendidikan bahwa Kota Sungai Penuh diarahkan sebagai pusat pelayanan pendidikan yang tertinggi, berkualitas, maju berwawasan lingkungan serta bertaraf Internasional, dan memiliki daya saing,”tegasnya.

Dengan terwujudnya visi misi tersebut dapat melahirkan sumber daya manusia yang berakhlak yang inovatif terampil dalam segala bidang, dan mampu menjawab tantangan masa depan.

“Ekonomi kerakyatan yang berdaya saing artinya kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat meliputi bidang usaha kecil dan menengah, jasa dan perdagangan, koperasi, industri kecil, sektor ekonomi kreatif dan dapat menggali sumber daya ekonomi yang ada sehingga terwujudnya masyarakat yang dapat hidup layak,”jelasnya.

Pasangan yang diusung oleh PDIP, PPP, dan Partai Berkarya ini juga menjelaskan tentang isu kebersihan, tempat pembuangan akhir sampah di Renah Kayu Embun serta banjir di tiga Desa Tanjung Kecamatan Hamparan Rawang.

“Didalam hal kebersihan kota kita akan bekerja sama dengan Kabupaten Kerinci dan daerah tetangga yakni Sumatera Barat Karena didalam persoalan banjir diperlukan adanya sinkronisasi antara pemerintah Kota Sungai Penuh dengan Pemerintah Kabupaten Kerinci. Nah disini kita akan mencoba hal itu sehingga penanganan banjir dan tempat pembuangan sampah mendapatkan solusi yang bermanfaat,”ujar Dr. Alvia Santoni SE., MM. 

Tokoh pemuda yang dikenal rendah hati inipun mengungkapkan bahwa, ekonomi kreatif menjadi bagian penting dalam programnya kedepan.”Seperti produk barang di Kota Sungai Penuh nantinya membutuhkan uji nasional dan internasional dalam peningkatan pendapatan masyarakat yang lebih tinggi ,”ungkapnya. 

Persoalan ekonomi atau membangkitkan ekonomi di tengah masyarakat yang kini terpuruk karena pandemi corona. Alvia mengatakan bahwa, tantangan lain adalah industri 4.0.

“Yang mana ekonomi digital akan memegang peranan sangat penting, oleh karena itu akan ada wadah kalangan kreatif untuk terkoneksi satu sama lain yang mampu mengakselerasi pertumbuhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebab nantinya anak-anak atau milenial yang menjadi ujung tombak nantinya,”jelas Alvia.

Fikar Azami mengungkapkan bahwa ia mengunginkan Kota Sungai Penuh yang Madani. “Kota Sungai Penuh maju, adil, agamais, nyaman dan indah,”kata Fikar Azami SH., MH. (fer)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TELEPHONE